Relawan Uji Coba Vaksin Sinovac Dilindungi Asuransi

Ilustrasi vaksin Covid-19 (ANTONOV/AFP)

FAJAR.CO.ID,BANDUNG — Ketua Tim Peneliti Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Kusnandi Rusmil mengatakan, warga yang menjadi relawan dalam uji coba tahap tiga Vaksin Sinovac dari Tiongkok akan dilindungi asuransi.

”Jadi diberikan asuransi atau di-cover asuransi selama ikut penelitian dan tidak dibayar karena mereka secara sukarela,” kata Kusnandi seperti dilansir dari Antara di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Kota Bandung, pada Rabu (22/7).

Dia mengatakan, setelah disuntikkan vaksin tersebut, seluruh relawan akan dipantau tim yang telah disiapkan. ”Terus kami pantau ketat. Tiga hari, lima hari, 14 hari, dan seterusnya. Kalau dia sakit, apakah gejala dari vaksin itu atau bukan. Nanti diperiksa ke dokter lain, saya yang akan tanya ke dokter itu lebih dalam,” terang Kusnandi.

Menurut dia, sampai saat ini, banyak warga yang mengajukan diri untuk menjadi relawan uji klinis tahap tiga vaksin tersebut. Seperti pegawai serta para dokter dari salah satu rumah sakit di Jakarta. ”Namun saya tolak, itu pegawai rumah sakit sama dokternya. Sebab, mereka tidak tinggal di Bandung, susah kita mengawasinya. Yang mendaftar juga sudah banyak yang ingin ikut, tapi kan kita belum mulai, nanti awal Agustus,” kata Kusnandi.

Sementara itu, Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan, perekrutan 1.620 orang relawan untuk uji klinis tahap ketiga Vaksin Sinovac dari Tiongkok menunggu izin dari komite etik.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...