Suara DPD Golkar II Mulai Dikunci, Dominan ke Pemilik Surat Diskresi

Supriansa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Perlahan-lahan suara milik DPD II Partai Golkar di sejumlah daerah di Sulsel mulai dikunci. Mayoritas mengarah ke pemilik diskresi.

Adalah Supriansa selaku pemilik diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk maju bertarung di Musda X DPD I Golkar Sulsel, akhir Juli ini. Beberapa DPD II pun siap memenangkan anggota komisi III DPR RI itu dalam Musda.

Ketua DPD II Partai Golkar Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan, dinamika musda sudah berjalan. Pendaftarnya ada sembilan orang. Dan ada diskresi lahir. Lahirnya diskresi itu tentu memicu pandangan yang berbeda-beda.

Akan tetapi, ia menegaskan ada hal berbeda. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Makanya saya sebagai kader partai harus ikuti itu perintah,” katanya saat ditemui di Bone Utara, Selasa (21/7/2020).

Bupati Bone itu menuturkan, soal diskresi banyak yang mengatakan bahwa itu izin untuk ikut mendaftar, tetapi tidak semudah itu mengeluarkan jika tidak ditelaah dengan baik-baik. Tentu ada persyaratan harus dipenuhi. Seperti memenuhi 30 persen.

Saat ditanyakan soal arah dukungannya, ia mengakui patuh pada perintah DPP. “Saya melihat itu adalah suatu perintah. Saya hargai tanda tangan Pak Airlangga dan Pak Sekum walaupun itu tidak tersurat, tetapi bagi saya itu tersirat,” tegasnya.

Ketua DPD II Golkar Soppeng, Kaswadi Razak mengatakan, calon yang mendapatkan rekomendasi itu merupakan sinyal didukung DPP. “Kebetulan Pak Supriansa yang mendapat, dan menurut saya inilah yang harus didukung,” bebernya.

Komentar

Loading...