Boyamin Saiman Bilang hanya Jokowi yang Bisa Bawa Pulang Djoko Tjandra dari Malaysia

Presiden RI Joko Widodo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Djoko Tjandra dikabarkan berada di Malaysia. Namun, membawanya pulang diperkirakan tidak mudah. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali itu punya hubungan dengan salah seorang tokoh berpengaruh di sana.

Dengan alasan itu, MAKI kembali mendesak Presiden Joko Widodo ikut membantu proses ekstradisi.

”Terus terang, saya pesimistis kalau hanya tim (pemburu) yang selama ini mengurusi pemulangan buron yang bergerak tanpa bantuan presiden,” ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman kemarin (22/7).

Menurut dia, hanya presiden yang mampu memudahkan jalan memulangkan Djoko Tjandra lewat komunikasi dengan perdana menteri Malaysia. Seperti saat Indonesia intens berkomunikasi dengan Malaysia untuk pemulangan Siti Aisyah, WNI yang diduga membunuh Kim Jong-nam, 2019 silam.

Sementara itu, Kadivhumas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan, saat ini sedang berjalan upaya untuk bisa memulangkan Djoko Tjandra dari Malaysia. Namun, itu membutuhkan waktu. ”Ya, ada kegiatan menangkap kembali,” kata dia tanpa memerinci upaya yang dimaksud.

Yang jelas, lanjut Argo, proses hukum terhadap Brigjen Prasetijo Utomo yang membantu Djoko Tjandra terus berlanjut. Setelah sempat menjalani perawatan karena sakit, Prasetijo sudah bisa diperiksa penyidik. ”Akan ada banyak pertanyaan dari tim Bareskrim,” paparnya.

Salah satu yang didalami adalah surat jalan yang diteken Prasetijo saat menjabat kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Karokorwas PPNS) Bareskrim.

Komentar

Loading...