Dulu Jadi Pengusung, Kini Tiga Parpol Ini Ikut Memakzulkan Bupati Jember

Bupati Jember, Faida. (Foto by Fanpage Facebook Faida)

FAJAR.CO.ID, JEMBER– Terdapat tiga partai pengusung yang ikut memakzulkan bupati Jember, Faidah. Diantaranya, PDI-Perjuangan, Nasdem dan PAN. Ketiga partai ini ikut dalam rapat paripurna hak menyatakan pendapat yang digelar di ruang sidang utama di DPRD Jember, Rabu (23/7).

Selaku Bupati Jember, Faidah dianggap telah melanggar sumpah jabatan dan melanggar peraturan perundang-undangan. Sehingga DPRD melalu fraksi-fraksinya kompak bahwa bupati dimakzulkan.

Partai Nasdem, sebagai partai pendukung Faidah di pilkada 2015, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. “Partai Nasdem sebagai pengusung pasangan Faida Muqit pada Pilkada 2015, menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya pada masyarakt Jember,” ucap Hamim, juru bicara fraksi Nasdem dalam sidang.

Sementara itu, Partai PDI-Perjuangan mengatakan, DPRD Jember telah menggunakan hak interpelasi pada 27 Desember 2019 lalu. Namun, Faidah tidak menghadiri sidang itu. Faidah terkesan menghindar dengan alasan Jember masuk zona merah covid-19. “Alasan yang dibuat-buat, alasan yang melecehkan eksistensi dewan,” ujar Ketua Fraksi PDI-P Edi Cahyo.

Keputusan DPRD Jember ini selanjutnya dikirim ke Mendagri dan akan ditindaklanjuti di Mahkamah Agung untuk diuji pembuktiannya. Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan, DPRD secara administratif tidak bisa memberhentikan bupati, namun yang bisa dilakukan adalah pemakzulan atau pemecatan secara politik. “Keberadaan bupati sudah tidak diinginkan oleh DPRD Jember selaku wakil rakyat,” kata Itqon Syauqi.

Komentar

Loading...