Hari Anak Nasional, Kekerasan Seksual di Sulsel Justru Meningkat 30 Persen

Kamis, 23 Juli 2020 19:19

ILUSTRASI

Tidak hanya terjadi di luar rumah, Meisy mengaku, berdasarkan data DPPPA Sulsel, kasus kekerasan seksual pada anak juga terjadi di dalam rumah.

“Ada juga di rumah tapi pelakunya adalah ayahnya, ayah tirinya, pamannya. Termasuk kasus di Pinrang yang dinikahkan dengan tunanetra. Jika dirunut kasusnya, ayahnya pernah melakukan kekerasan seksual makanya takut mungkin terjadi apa-apa sehingga dinikahkan dengan disabilitas,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, peran keluarga dan orang tua sangat dibutuhkan.

“Tidak mungkin RT yang mau jaga atau pemerintah. Pasti orang tuanya, nah ini yang jadi masalah. Seharusnya anak-anak tinggal di rumah tapi ternyata masih ada juga yang keluar dan tempat itu membuat anak-anak kita tidak aman,” tutupnya. (anti/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar