Permas: Tiga Keunggulan Deng Ical Membuatnya Tepat Pimpin Makassar

  • Bagikan

"Dia (Deng Ical) kader, pilarnya Muhammadiyah dan saya dengar wakilnya dari NU. Kalau diupayakan dan dimaksimalkan pastinya bisa melebihi suara dari kandidat lain," ucapnya. 

Yang menjadi pekerjaan rumah sekaligus tantangan Dilan, lanjut Agus, adalah mensinergikan mesin pemenangan. Baik dari simpul parpol maupun komunitas dan relawan harus bergerak masif dengan perencanaan yang matang. Termasuk menjangkau seluruh pemilih potensial, seperti masyarakat Selayar yang sudah ber-KTP Makassar. 

"Harus punya perencanaan yang baik serta penataan organisasi tim sukses yang terarah dan sistematis. Dengan begitu, seluruh masyarakat Makassar, termasuk orang Selayar yang ada di Makassar mau berkontribusi mendukung Deng Ical menjadi Wali Kota Makassar periode mendatang," ucapnya. 

Sejauh ini, Deng Ical merupakan calon wali Kota Makassar yang paling dikenal dan disukai masyarakat Selayar yang sudah menetap di Kota Daeng-julukan Kota Makassar. Bukan sebatas karena kesamaan asal usul, tetapi karena kemampuan dan rekam jejak yang baik sehingga masyarakat Selayar di Makassar menyukai pria yang bercita-cita menjadi ustaz ini. 

"Deng Ical di mata warga Selayar yang ada di sini (Makassar) memang sudah cukup dikenal. Orangnya sederhana dan pintar. Punya pengetahuan dan wawasan keagamaan yang baik, itu pas untuk memimpin Makassar. Beliau sangat berpeluang memimpin daerah ini," tandasnya. 

Pada Pilwalkot Makassar 2020, paket Deng Ical dan Dokter Fadli Ananda yang populer disapa Dilan maju dengan dukungan tiga parpol dengan total 12 kursi di parlemen. Masing-masing yakni PDIP (6 kursi), PKB (1 kursi) dan PKS (5 kursi).

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan