Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Longgarkan Pakaian dan Lakukan RJP

Ilustrasi penyakit jantung

FAJAR.CO.ID — Serangan jantung tak mengenal ruang dan waktu. Jika melihat seseorang kena serangan jantung, lakukan pertolongan pertama sembari mengupayakan membawanya ke rumah sakit.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Ibnu Sina, dr Iwan Wisudawan SpJP menuturkan, serangan jantung merupakan kondisi darurat dari penghentian aliran darah yang membawa oksigen ke jantung. Kondisi tersebut merusak otot jantung dan sangat membahayakan nyawa. Orang yang mengalami bisa masih dalam keadaan sadar dan tidak sadar.

Umumnya ditandai dengan nyeri pada bagian dada seperti tertusuk atau teriris hingga menjalar ke bahu, leher, lengan kiri disertai keringat dingin, napas sesak, jantung berdebar, mual, bahkan sampai muntah. Tetapi pada pasien diabetes melitus atau pasien dengan usia lanjut, terkadang gejala itu tidak muncul. “Pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh awam adalah dengan mengistirahatkan orang tersebut, melonggarkan pakaian yang mengikat, dan yang paling penting adalah segera membawanya ke rumah sakit. Ini bisa untuk dua jenis serangan jantung itu,”terangnya.

Jika orang yang mengalami serangan jantung masih dalam kondisi sadar, pertolongan pertamanya, sebagai berikut:

  1. Tenangkan pasien. Apabila pasien sedang dalam aktivitas, maka dianjurkan untuk segera menghentikan aktivitasnya dan hubungi ambulans secepatnya.
  2. Bimbing pasien untuk duduk di kursi, lantai, atau bersandar pada dinding. Tetapi, duduk di lantai lebih disarankan karena mengurangi cedera jikalau tiba-tiba pasien pingsan.
  3. Setelah duduk, longgarkan semua pakaian yang dikenakannya.
  4. Berikan obat nitrogliserin apabila pasien sudah pernah mengkonsumsi obat dari dokter. Cara pemberiannya adalah dengan meletakkan tablet di bawah lidah.
  5. Bila tersedia, berikan aspirin 325mg (4 tablet) dan mintalah pasien untuk mengunyahnya. Tetapi pastikan pasien tidak punya riwayat perdarahan dan alergi aspirin.
  6. Hindari memberikan makanan atau minuman apapun melalui mulut.
  7. Bila tiba-tiba pasien tidak sadarkan diri, lakukan resusitasi jantung paru.

Untuk pasien yang tidak sadarkan diri, lakukan hal ini:

Komentar

Loading...