Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Tiga Puskesmas Ditutup

Puskesmas Banguntapan II di Kabupaten Bantul ditutup karena tenaga kesehatan positif Covid-19. (Hery Sidik/Antara)

FAJAR.CO.ID,BANTUL — Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta, dalam sepekan terakhir menutup tiga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Sebab, petugas kesehatan di puskesmas itu terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona jenis baru atau Covid-19.

”Jadi sejak awal pekan ini, berturut turut kita menutup puskesmas. Puskesmas Sedayu Satu, Puskesmas Sewon Dua, dan Puskesmas Bantul Dua,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja seperti dilansir dari Antara di Bantul pada Kamis (23/7).

Menurut dia, pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tiga fasilitas kesehatan tingkat pertama ditutup untuk keperluan disinfeksi lingkungan puskesmas. Selain itu, penutupan juga untuk keperluan melakukan pelacakan dan penelusuran riwayat dari tenaga kesehatan yang positif Covid-19.

Dia mengatakan, tiap puskesmas rata-rata ditutup selama tiga hari. Untuk Puskesmas Sedayu dan Sewon pada hari ini (23/7) merupakan hari terakhir penutupan. Puskesmas Bantul Dua penutupan dilaksanakan mulai hari ini (23/7) sampai tiga hari ke depan.

”Jadi kalau ada yang petugas positif kami harus lebih masif lagi melakukan disifeksi dan tracing, makanya kami membuat kebijakan izin bupati dan sekda untuk melakukan penutupan sementara, rata-rata penutupan sementara kami lakukan dua sampai tiga hari,” terang Agus Budi Raharja.

Hari ini (23/7), laporan yang masuk di Puskesmas Bantul Dua ada petugas yang terkonfirmasi positif. ”Saya izinkan sekaligus izin Pak Sekda (sekretaris daerah), kami tutup sementara sampai tiga hari ke depan untuk dilakukan disinfeksi,” kata Agus Budi Raharja.

Komentar

Loading...