Tidak Tolong Korban, Sopir Truk Jadi Tersangka

ILUSTRASI: Kecelakaan lalu lintas (Dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,BALI– Satuan Lantas Polres Klungkung mengamankan sopir truk yang truknya ditabrak mahasiswa, Ida Bagus Kusuma Jaya,22. Sopir truk DK 8843 I tersebut adalah I Komang Gede Pariana. Kini, Pariana resmi berstatus tersangka.

Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Made Teja Dwi Permana mengungkapkan, sopir truk asal Karangasem itu ditetapkan tersangka karena tidak menolong korban. Korban meninggal setelah menabrak truk yang parkir di bahu jalan. Pariana, sebut Teja, dijerat Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Dia tidak memberikan pertolongan saat terjadi kecelakaan,” tegas Teja, Kamis (23/7).

Teja menjelaskan, sopir truk ini sebenarnya tinggal di seputaran TKP Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Tojan, Klungkung. Dia sengaja memarkir truk di pinggir jalan. Setelah tahu truknya ditabrak hingga mahasiswa itu meninggal dunia, tersangka langsung kabur ke wilayah Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem. “Tidak menolong, alasannya takut melihat korban, langsung lari,” ungkap Teja.

Sementara disinggung terkait posisi parkir truk, Teja mengaku masih melakukan pendalaman dengan pemeriksa tersangka, termasuk saksi lainnya. Salah satunya dari Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung. Hal ini untuk memastikan posisi parkir benar atau salah.

Diberitakan sebelumnya, Ida Bagus Kusuma Jaya,22, meninggal dunia setelah menabrak truk parkir di Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, wilayah Desa Tojan, Klungkung, Rabu (22/7) sekitar pukul 01.30. Mahasiswa asal Desa Kamasan, Klungkung itu meninggal di lokasi kejadian.

Komentar

Loading...