Upaya Lindungi Anak, DP3A Makassar Optimalkan Selter Tiap Kecamatan

Tenri A Palallo

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Virus corona memang tak pandang bulu dan bisa menyerang siapa saja. Kendati usia renta paling banyak meninggal, covid-19 ini juga bisa menyerang anak-anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Tenri A Palallo, mengatakan, pihaknya terus memperkuat edukasi di selter-selter kecamatan guna menurunkan angka kasus kekerasan dan menjaga anak agar tidak terpapar virus.

Tenri menuturkan, pendidikan psikologi anak juga harus tetap diperhatikan. Di mana orang tua harus menciptakan suasana yang nyaman dan aman, apalagi di tengah pandemi seperti saat ini.

“Kita menyerukan melalui selter warga. Jadi mereka itu bertugas mengontrol, mengingatkan warga agar menciptakan suasana gembira dalam rumah,” ucapnya, Kamis (23/7/2029).

Kata Tenri, edukasi pencegahan Covid-19 terus dilakukan, seperti cuci tangan, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita terus bekerja, sebelum dan sejak pandemi. Kita memperketat pelaksanaan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jangan berkerumun,” ucapnya.

Sementara itu, dari data yang dirilis oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar, kasus kekerasan anak yang terjadi di tahun 2019 mencapai 1305 kasus. Sementara pada tahun 2020 terhitung dari bulan Januari hingga Maret berjumlah 72 kasus yang dibagi atas dua kategori, 35 orang laki-laki dan 37 orang perempuan.

Komentar

Loading...