Izin Musda X Golkar Belum Keluar, NH: Kita Minta Dialihkan ke Jakarta

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid bersama panitia Musda X Golkar Sulsel di Kantor DPD 1 Golkar, Jumat (24/7/2020)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Sulsel akan dialihkan pelaksanaannya di Jakarta. Hal ini lantaran gelaran Musda tahun ini tidak mendapatkan izin dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel.

Diketahui, Musda Golkar Sulsel harus dilaksanakan pada akhir Juli ini. Namun karena pelaksanaannya berlangsung di masa pandemi Covid-19 yang belum menunjukkan trend penurunan dan larangan berkumpul.

Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid mengatakan pelaksanaan Musda Golkar belum ada izin dari Polda Sulsel karena terkait Covid-19 dimana batas maksmimal perkumpulan orang tidak boleh melebihi 50 orang.

“Oleh karena itu kami meminta kepada Ketum Airlangga Hartarto untuk pelaksanaan Musda dipindah ke Jakarta,” jelas NH dalam keterangan pers di Kantor Golkar Sulsel, Jumat (24/7/2020).

Menurut NH, gelaran Musda di Jakarta relatif bisa dilaksanakan dibanding di Kota Makassar yang masih dalam kategori zona merah Covid-19.

Segala upaya telah dijajaki oleh panitia pelaksana Musda untuk tetap bisa dilaksanakan di Makassar, tapi upaya tersebut mentok di kepolisian.

“Relatif bisa diselenggarakan di Jakarta. Waktu dan tempatnya diserahkan ke DPP. Mungkin di Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Karena deadlinenya sampai 31 Juli ini,” tegasnya.

“Segala upaya telah dilakukan untuk dilaksanakan di Makassar, tapi agak sulit karena tidak boleh lebih dari 50 orang. Sedangkan Golkar sesuai AD ART harus hadir 60 orang, itu belum termasuk pimpinan DPD I dan II,” sambungnya. (endra/fajar)

Komentar

Loading...