Tawuran Lagi, Berkali-kali Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan hingga Adu Argumen


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Desak-desakan antar warga tak terelakkan. Situasi di Jalan Barukang Raya, Kota Makassar ternyata kembali memanas.

Pada Kamis (23/7/2020). Lagi dan lagi. Saat jarum mengarah pukul 19.15 Wita, aksi tawuran di sana pecah. Peristiwa itu kembali terjadi untuk yang kesekian kalinya.

Bahkan saat Tim Respon Angngaru Sat Sabhara Polres Pelabuhan bersama Timsus Thunder Dit Samapta Polda Sulsel bersenjata laras panjang yang tiba di lokasi, warga justru terbawa emosi.

Salah satu dari mereka beradu argumen dengan polisi. Warga emosi. Berkali-kali aksi saling serang antar kelompok di sana seakan-akan tak pernah selesai.

Dengan senjata laras panjang itu, Tim Respon dan Tim Thunder berkali-kali melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun tetap saja tak dipedulikan warga.

Diketahui, aksi tawuran itu terjadi antara kelompok Kelurahan Cambaya dengan kelompok Kelurahan Gusung. Parahnya lagi, peristiwa itu terjadi tepat di depan Masjid Nurul Huda.

Masjid itu juga sempat menjadi sasaran oleh para pelaku tawuran. Sebuah kamera pengawas atau CCTV dihancurkan oleh para pelaku.

Batu dan sampah berserakan di mana-mana. Asap sisa tembakan gas air mata di lokasi tawuran masih terasa saat itu.

Beberapa saat kemudian, polisi pun berhasil meredam emosi warga. Situasi di lokasi tawuran kembali kondusif.

“Tadi kami bubarkan aksi tawuran agar menghindari hal-hal yang lain kembali terulang. Karena kejadian sudah terjadi sejak sore (kemarin),” kata Danru Unit 2 Patmor Polda Sulsel, Bripka Andhi kepada wartawan.

Tak ada pelaku tawuran yang diamankan pasca kejadian. Namun polisi mengamankan dua buah busur yang berserakan di jalanan.

“Diduga memang masalahnya dipicu karena dendam lama. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa,” tambahnya.

Beredar kabar, salah satu anggota polisi justru ditahan di dalam sebuah rumah milik warga saat melakukan penyisiran. Namun itu dibantah oleh Bripka Andhi.

“Kami juga menyisir warga yang berkumpul. Tidak ada anggota polisi yang ditahan (oleh warga),” tambah lagi. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...