Cabut Laporan di Polres, Ketua DPRD Sinjai; Tidak Ada Niat Saya Pidanakan Orang


FAJAR.CO.ID — Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal mencabut laporannya di Polres Sinjai. Hal itu terkait dugaan pencemaran nama baik yang dialamatkan kepadanya 

Legislator partai Gerindra itu menjelaskan, beberapa waktu lalu dirinya menerima aspirasi terkait polemik penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai 

Pembawa aspirasi mendesak DPRD Sinjai mengeluarkan rekomendasi untuk mengganti suplier BPNT. Namun dia menyebut rekomendasi itu tak mudah diberikan. Melainkan harus melalui mekanisme. 

Terutama melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak terkait. Mulai dari Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Koordinasi BPNT, Wakapolres selaku Satgas pangan, dan Dinas Sosial sebagai instansi teknis.

“Terjadi mis komunikasi, saya disebut menyebut pak Wakapolres terlibat dalam proyek itu BPNT itu, padahal saya tidak mengatakan seperti itu,” jelasnya, Jumat 24 Juli.

Oleh karena itu dia melaporkan aktivis HMI, Arfah atas tudingan itu ke Mapolres Sinjai. Dengan harapan terlapor dapat memberikan klarifikasi jika hal itu tidak benar.

“Tidak ada niat kami mempidanakan orang, kami mengingingkan agar hal itu diluruskan, saya kasihan sama pak Wakapolres atas insiden ini,” tambahnya. Usai menghadiri klarifikasi di Polres Sinjai, Lukman H Arsal langsung mencabut laporan itu. 

“Saya tidak anti kritik, bukan karena mahasiswa melakukan demonstrasi sehingga saya melapor, tapi karena ada pencemaran nama baik jadi saya laporkan, sekarang sudah saya cabut laporan,” kuncinya. (sir)

Komentar

Loading...