Ini Inovasi Lapas Parepare Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

FOTO: ISTIMEWA

Fajar.co.id, Makassar — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan Harun Sulianto lakukan pembinaan dan monitoring terhadap kesiapan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Jangan ada Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), perbanyak dan maksimalkan inovasi untuk peningkatan pelayanan publik,” kata Harun saat melakukan pembinaan dan monitoring di Lapas Parepare, Sabtu (25/7/2020).

“Inovasi itu mempermudah, mempercepat, menghemat biaya, dan memperdekat layanan kepada masyarakat. Intinya inovasi itu memberikan nilai tambah dari keadaan sebelumnya. Inovasi itu juga tidak semata mata dg TI. Publikasikasi inovasi harus disosialisasikan agar masyarakat mengenali apa yang ada di Lapas Parepare,” lanjut Harun.

Menurut Harun, jika perlu Lapas Pare-pare harus melakukan studi tiru di UPT yang telah memperoleh predikat WBK seperti di Lapas Watampone dan Rutan Pinrang.

Sementara itu, Kepala Lapas Parepare, Indra Mokoagow mengatakan bahwa pihaknya telah menciptakan 15 inovasi, yakni Sejati (Sehat Jasmani dan Hati) yakni deteksi dini terhadap berbagai kasus penyakit untuk dilakukan langkah-langkah pencegahan, pengobatan dan rujukan. Kemudian ada Simpek yakni Setiap Minggu Periksa Kerapihan guna mewujudkan kedisiplinan.

Tidak hanya itu, ada La macca (Layanan Membaca keliling) perpustakaan keliling blok hunian dengan membawa buku untuk dibaca oleh narapidana. Selain itu, ada juga TV Lapare yairu Program pemberian informasi Berupa Vidio layanan yang ada di lapas parepare melalui media youtube.

Komentar

Loading...