Oligarki di Sektor Pendidikan, Aktivis 98: Nadiem Makarim Sedang Bajak Data Pelajar dan Mahasiswa

Sabtu, 25 Juli 2020 14:58

Mendikbud Nadiem Makarim-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim dalam sorotan. Terlebih mundurnya dua lembaga pendidikan Ormas terbesar di Indonesia dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendikbud.

Aktivis dari Eksponen Gerakan Mahasiswa 98, Haris Rusly Moti mengatakan saat ini oligarki sedang menguasai dunia pendidikan.

“Sobat, Tanoto & Sampoerna dapat alokasi POP Kemendikbud, itu hanya satu bukti kecil oligarki sedang bajak pendidikan kita,” katanya melalui akun Twitternya @motizenchannel, Sabtu (25/7/2020).

Tak sampai di situ, Haris meminta aplikasi berbasis digital yang diluncurkan oleh Nadiem Makarim di Kemendikbud perlu ditelusuri keberadaannya.

“Bukti lain yg perlu diungkap adalah oligarki “PENAMBANG DATA” yg diduga sengaja tanam @Nadiem_Makarim di Kemendikbud untuk membajak data pelajar & mahasiswa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdatul Ulama (NU) dan PP Muhammadiyah kompak mundur dari POP Kemendikbud.

Meski begitu, Mendikbud Nadiem Makarim akan tetap melanjutkan program nasional tersebut. Nadiem Makarim meminta organisasi kemasyarakatan (ormas) yang lulus seleksi agar tidak khawatir dengan adanya evaluasi lanjutan POP.

Bagikan berita ini:
2
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar