Pandemi Covid-19 Memaksa Transformasi Digital Telco & Media Datang Lebih Cepat

IST

FAJAR.CO.ID -- Pandemi Covid-19 membuat perubahan di berbagai lini kehidupan. Industri telekomunikasi yang kerap disebut telco juga tak luput dari hal itu.

Positifnya, telco masuk empat besar industri warna hijau akibat pandemi Covid-19. Artinya, pertumbuhan industri ini melaju pesat saat industri lainnya justru mengalami krisis akibat pandemi.

"Efek dari pandemi banyak dijadikan bahan bercanda sebagai director yang mentransformasi digital secara masif," ujar Jaka Susanta, VP Commercial Transformation and Internal Digitization Telkomsel, dalam webinar Business Leadership Series #3.

Kegiatan itu bertajuk The Future Of Telco And Media Industry Yang diinisiasi oleh KAFEGAMA MM, MM UGM, dan MMSA UGM. Belangsung pada Sabtu (25/7/2020).

Jaka Susanta mengungkapkan, sebenarnya transformasi digital sudah banyak dibicarakan dalam berbagai forum. Sebelum pandemi Covid-19 pun orang juga sudah terbiasa dengan digitalisasi berbentuk smartphone, dari mulai bangun tidur, perjalanan ke tempat kerja, berinteraksi sosial, mencari hiburan, dan sebagainya.

Namun, sejak Desember 2019 sampai saat ini penerapan digitalisasi menjadi sangat masif dan memaksa masyarakat beradaptasi terhadap kondisi baru.

Jaka mencontohkan studi McKinsey di London menyebutkan 90 persen pasien tidak perlu datang ke dokter dan cukup berkonsultasi via online saja saat pandemi. Tidak hanya itu, work from home (WFH) dan belajar jarak jauh menjadi kebiasaan. Bahkan, anak-anak di pedesaan pun harus belajar online dan mereka rela naik ke gunung untuk mendapatkan sinyal.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...