Musda X Golkar Sulsel Digelar Usai Iduladha di Jakarta

Muh Risman Pasigai

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Musyawarah Daerah (Musda) X DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan bakal digelar di Jakarta. Sebab, DPD I Golkar tidak mendapat izin dari Polda Sulsel untuk melaksanakan Musda di Makassar.

Alasan kepolisian cukup berdasar, belum adanya trend positif penurunan angka Covid-19, sehingga Makassar masih dikategorikan sebagai zona merah penularan Covid-19.

Sebelumnya, Golkar Sulsel mengusulkan ke DPP waktu pelaksanaan Musda pada 25-27 Juli. Namun karena kepolisian meminta Musda ditunda, maka diputuskan penyelenggaraannya dialihkan ke Jakarta.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda DPD Golkar Sulsel, Risman Pasigai, menyampaikan, hingga saat ini jadwal pelaksanaan Musda belum diputuskan atau belum ada kepastian.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke DPP Golkar, termasuk tempat pelaksanaan nantinya yang kemungkinan bakal digelar di Kantor DPP Golkar di Slipi, Jakarta Barat.

“Awalnya waktu pelaksanaan Musda di Makassar tanggal 25, 26, 27 Juli. Tetapi tidak ada izin dari Polda. Kami sudah laporkan ke DPP dan mendapatkan petunjuk bahwa Musda digelar bulan Agustus bertempat di kantor DPP Golkar Jakarta,” jelas Risman.

Terkait tanggal tepatnya belum bisa ia pastikan. Semua keputusan, tegas Risman, kini ada di tangan DPP.

“Apakah di awal Agustus, pertengahan atau akhir, belum ada kepastian. Kita lihat saja nanti,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, dari 9 kandidat yang mendaftarkan diri menjadi bakal calon Ketua Golkar Sulsel, tersisa 4 kandidat yang telah resmi menyetor surat dukungan minimal 30 persen ke Sekretariat Steering Committee. Mereka adalah Taufan Pawe, Supriansa, Syamsuddin Hamid, dan Hamka B Kady. (endra/fajar)

Komentar

Loading...