Sekretaris Golkar Jeneponto-Pinrang Minta SC Verifikasi Dukungan Suara Kandidat


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Perebutan dukungan suara jelang pelaksanaan Musda X DPD I Partai Golkar Sulsel semakin seru.

Bahkan pengklaiman suara pun tak terhindarkan oleh konstestan tertentu yang cukup percaya diri mampu merebut kursi pucuk pimpinan Golkar Sulsel untuk periode berikutnya.

Apalagi katanya sudah mengantongi surat dukungan dari para pemilik suara di Musda yang ditandatangani ketua dan sekretaris.

Akibat pengklaiman itu, sejumlah sekretaris DPD II angkat bicara perihal adanya dukungan tersebut ke salah satu kandidat tertentu yakni Supriansa.

Sekretaris DPD II Golkar Pinrang Syamsuri misalnya, ia secara tegas mengaku tidak pernah bertandatangan dalam surat dukungan ke Supriansa sebagaimana yang beredar ke publik saat ini.

Syamsuri menyebut, jika ada surat dukungan suara ke Supriansa hal itu tidak benar keberadaannya. Bisa saja tandatangannya dipalsukan.

“Dukungan tersebut kan harus dirapatkan dulu di DPD II sebelum menentukan siapa figur yang didorong. Intinya kalau ada tandatangan saya dalam surat dukungan Golkar Pinrang itu sama sekali tidak benar,” kata Syamsuri dalam keterangannya, Minggu (26/7/2020).

Tak hanya Syamsuri, Sekretaris Golkar Jeneponto, Suharto juga membantah bahkan mengaku dirinya tidak pernah bertandatangan dalam surat dukungan ke Supriansa.

“Artinya kalau tandatangan saya ada dalam surat dukungan ke Supriansa, keabsahannya perlu dipertanyakan,” terang Suharto.

Komentar

Loading...