Semarang Masih Zona Merah Covid-19, Minta Main di Jogjakarta


FAJAR.CO.ID — PSIS Semarang menjadikan Stadion Citarum, Semarang, sebagai markas mereka pada restart Liga 1 2020. Namun, dua kelompok suporter mereka, Snex dan Panser Biru, justru mengusulkan agar tim kesayangannya bermain di Jogjakarta.

Pentolan Panser Biru, Kepareng, mengatakan bahwa alasan mereka agar tim bermarkas di Jogjakarta karena saat ini wilayah Semarang dianggap belum aman dari penularan COVID-19. Selain itu, dikhawatirkan ada pendukung yang nekat datang ke stadion.

“Ada beberapa usulan dari kami, salah satunya soal home base. Masih adanya aturan PKM (pembatasan kegiatan masyarakat) di Semarang dan kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main Yogyakarta,” ujarnya saat sarasehan bersama manajemen PSIS seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu.

Senada dengan Panser Biru, kelompok suporter Snex juga usul supaya PSIS bermain di luar Semarang dan yang terpenting tetap mengikuti kompetisi.

Di satu sisi, jika memindahkan markas ke Jogjakarta, maka PSSI akan memberikan bantuan akomodasi. Tentu hal tersebut bakal meringankan beban pengeluaran bagi klub akibat pandemi COVID-19.

“Andai dilaksanakan di Pulau Jawa dan akomodasi ditanggung PSSI dan PT. LIB jika bermain di luar kota, maka kami usul lebih baik main di luar kota karena nanti segala akomodasi menjadi tanggung jawab PSSI,” ujar pentolan Snex Edy Purwanto.

Komentar

Loading...