Anak Perwira Bongkar Perselingkuhan, Polri Usut KDRT Anggotanya

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polri menegaskan tengah mendalami kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan yang dilakukan anggotanya. Jika terbukti Polri tak segan-segan akan memberi tindakan tegas.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan anggotanya seorang perwira menengah berpangkat Komisaris Besar (Kombes) diduga terlibat KDRT dan penganiayaan. Anggota berpangkat kombes tersebut berinisial RD.

“KDRT dan penganiayaan,” kata Irjen Argo menjawab pertanyaan wartawan di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Minggu (26/7).

Dikatakannya, peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7) malam. Awalnya RD yang menjabat sebagai Penyidik Utama TK I Rowassidik Bareskrim Polri itu menyeret keponakannya.

Sayangnya, Argo tak secara detail menjelaskan alasan RD menyeret keponakannya tersebut.

“Kemudian, anaknya (Kombes RD) melihat dan membela keponakannya agar tidak diseret bapaknya dengan menggigit sebagai upaya melepaskan itu,” katanya.

Rupaya, setelah digigit Aurellia Renatha, sang anak, RD marah dan menganyunkan tangannya ke pipi anaknya itu.

“Bapaknya langsung menampar anaknya,” ujarnya.

Paska kejadian tersebut, pada Sabtu (25/7), RD dan Aurellia yang didampingi sang ibu saling lapor ke kepolisian.

“Hari Sabtu, ibu dan anaknya laporan ke Polsek Kelapa Gading dan bapaknya (RD) lapor ke Polres Jakarta Utara,” katanya.

Saat ini kasus dugaan penganiayaan dan KDRT itu masih ditangani oleh Polres Jakarta Utara.

Komentar

Loading...