Antisipasi Lonjakan Jelang Idul Adha, Pemkot Perpanjang Pembatasan Akses Keluar-Masuk Makassar


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) secara resmi memperpanjang pelaksanaan Pembatasan akses keluar masuk ke Kota Makassar hingga 7 hari kedepan. Terhitung mulai 27 Juli hingga 2 Agustus mendatang.

Penjagaan batas kota merupakan salah satu poin dalam Peraturan Walikota Makassar (Perwali) Nomor 36 Tahun 2020 tentang percepatan penanganan dan pengendalian Covid 19 di Kota Makassar.

“Menjelang Idul Adha kita harus semakin ketat. oleh karenanya Pembatasan akses keluar masuk di batas Kota Makassar akan diberlakukan seminggu lagi,” ujar Pj Wali Kota Makassar, Rudy, di Posko Covid-19 Kota Makassar, Senin (27/7/2020).

Rudy mengungkapkan, perpanjangan pembatasan dilakukan sebagai antisipasi lonjakan masyarakat menjelang hari raya Idul Adha. Dikhawatirkan banyak masyarakat bergerak masuk dan keluar Kota Makassar.

“Seminggu lagi pembatasan. Hal ini dilakukan untuk bisa mengontrol arus masuk terutama menjelang terkait Idul Adha,” ucap Rudy.

Rudy kembali menekankan, upaya ini dilakukan untuk semata mata untuk menyelamatkan masyarakat dari paparan Covid-19. Terlebih Makassar masih dalam kondisi zona merah Covid19.

“Tujuan kita tidak untuk menyulitkan masyarakat akan tetapi hal ini untuk meminmalirsiir potensi penyebaran covid,” tuturnya.

Diketahui, pembatasan akses keluar masuk kota Makassar telah berlangsung selama 14 hari. Dimulai dari 13 Juli lalu hingga 26 Juli kemarin. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...