Hakim Teruskan Perkara PK Djoko Tjandra ke MA, JPU Menolak Menandatangani Berkas Acara Persidangan

Djoko Tjandra (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak sikap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang berniat meneruskan berkas permohonan Peninjauan Kembali (PK) terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra. Penolakan itu ditunjukkan dengan tidak menandatangani berkas acara penolakan.

Usai persidangan, majelis hakim meminta jaksa dan kuasa hukum untuk menandatangani berkas acara persidangan. Namun, Jaksa menolak lantaran terdapat klausul ‘berkas perkara akan diteruskan sesuai peraturan yang berlaku‘.

“Persidangan hari ini yang jelas tim jaksa menolak menandatangani berita acara terakhir karena jelas sikap kita sidang PK sesuai SEMA Nomor 1 Tahun 2012 dan SEMA Nomor 4 tahun 2016 menyatakan kewajiban terpidana harus hadir. Kalau tidak hadir, harus ditolak,” kata Jaksa Ridwan Ismawanta di PN Jaksel, Senin (27/7).

“Tapi ternyata di berita acara persidangan tadi terungkap tertulis satu klausul akan diteruskan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Itu yang kami tolak, makanya kami menolak tanda tangan berita acara persidangan,” sambungnya.

Ridwan menduga, PN Jaksel berencana meneruskan berkas perkara permohonan Peninjauan Kembali (PK) Djoko Tjandra ke Mahkamah Agung (MA). Padahal dengan ketidakhadiran Djoko Tjandra, hakim bisa tidak meneruskan permohonan PK buronan negara itu.

“Ada klausul yang menyatakan perkara ini akan diteruskan sesuai Perundang-undangan yang berlaku. Artinya kan bisa juga dikirim ke MA oleh PN. Kita juga kan tahu, tanpa kehadiran terpidana, harusnya ditolak,” tegasnya.

Komentar

Loading...