Hari Anak di Pelosok, Minta ke Wakil Rakyat Pendidikan dan Kesehatan Memadai

Hari Anak di Pelosok, Minta ke Wakil Rakyat Pendidikan dan Kesehatan Memadai

FAJAR.CO.ID, GOWA – Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2020 kemarin telah usai. Namun anak-anak di daerah pelosok Kabupaten Gowa, minta sarana dan prasarana untuk dipenuhi.

Tepatnya di Dusun Malenteng, Desa Erelembang, Kabupaten Gowa. Dusun ini berjarak 93 kilometer dari Kota Makassar dan berada di pelosok dan terpencil kabupaten ini.

Warga meminta sektor pendidikan dan kesehatan dipenuhi. Kepala Dusun Malenteng, Andi Anjas Tamara membenarkan permintaan warganya itu. Terutama pada Hari Anak Nasional baru-baru ini.

Harapan saya di depan, semoga anak-anak di sini mendapat sarana dan prasarana yang memadai. Baik di pendidikan, kesehatan, maupun lingkup masyarakat,” kata Anjas, Senin (27/7/2020).

Terdapat sebuah sekolah bernama SD Negeri Parang Bobo di sana. Di antara enam kelas yang ada, dua diantaranya masih berlantaikan tanah. Yakni jenjang kelas satu dan dua.

Anjas menyebut, keadaan itu memprihatinkan bagi anak-anak sekolah pada hari nasional yang dirayakan setiap 23 Juli itu.

“Lantainya memang hanya tanah. Ada dua kelas. Belum lagi jalanan rusak dan berlumpur. Kadang anak-anak di sini malas sekolah,” tambah alumni kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) ini.

Hingga saat ini, lanjut Anjas, dirinya bersama beberapa pemuda dari kampungnya telah bertemu dengan pihak DPRD Gowa, untuk meminta pengaspalan jalan sejauh dua kilometer di dusunnya itu.

Komentar

Loading...