Kabareskrim Tetapkan PU Tersangka, Ini Alasannya

Senin, 27 Juli 2020 22:31

PIMPIN LANGSUNG: Kabareskrim KJP Listyo Sigit Prabowo didampingi Kadivhumas IJP Raden Prabowo Argo Yuwono, Kadivpropam IJP Ignatius Sigit Widiatmono, dan Karo Penmas Divhumas BJP Awi Setiyono pada Senin (27/07) pukul 17.31 di Gedung Bareskrim Polri (Bareskrim Polri for RadarMadura.id)

“Dua surat jalan tersebut dibuat atas perintah tersangka BJP PU,” kata Listyo Sigit Prabowo.

Kemudian, sambung Listyo Sigit Prabowo, surat keterangan pemeriksaan Covid-19 nomor 1561 dan surat rekomendasi Kesehatan nomor 2214 yang dibuat di Pusdokkes Polri, BJP PU telah menyuruh, membuat dan menggunakan surat palsu tersebut. Sementara peran saudara AK dan JSC sebagai pengguna surat palsu tersebut.

Dijelaskan, tersangka BJP PU sebagai anggota Polri seharusnya menjadi penegak hukum. Justru telah membiarkan atau memberi pertolongan kepada JSC dengan menerbitkan surat jalan, pembuatan surat keterangan bebas Covid-19 dan surat rekomendasi kesehatan.

“Dari kesimpulan gelar perkara hari ini, telah menetapkan satu tersangka yaitu saudara BJP. PU dengan persangkaan pasal 263 Ayat 1 dan Ayat 2 Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1e KUHP dan Pasal 426 Ayat 1 KUHP dan atau Pasal 221 Ayat 1 ke-2 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara,” tutur mantan Kapolda Banten itu.

Ditambahkan, saat ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan kurang lebih terhadap 20 orang sebagai saksi. “Tim saat ini masih terus bekerja untuk melakukan pendalaman terhadap kemungkinan munculnya tersangka baru. Tim terus berkerja dan mohon doanya agar terus menggali secara objektif, transparan dan segera dapat disampaikan ke publik,” pinta Listyo Sigit Prabowo.

Bagikan berita ini:
3
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar