PM Inggris Keluarkan Kebijakan Lawan Obesitas

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengeluarkan kebijakan untuk menghadapi obesitas yakni dengan bersepeda (JEREMY SELWYN / POOL / AFP)

FAJAR.CO.ID — Obesitas membuat repot pemerintah Inggris. Tidak ingin fenomena itu berlanjut, Perdana Menteri (PM) Boris Johnson pun merumuskan formula unik untuk menekan angka obesitas. Formula itu adalah bersepeda.

Ya. Bersepeda atau gowes yang sedang tren di Indonesia tersebut menjadi pilihan Johnson sebagai mekanisme peluntur obesitas. Rencananya, pemerintah menyarankan para dokter menjadikan bersepeda sebagai salah satu obat. Dengan demikian, dokter bisa meresepkan bersepeda untuk pasien.

The Guardian melaporkan bahwa kebijakan itu akan resmi diumumkan Senin (27/7). Johnson, kabarnya, akan memberlakukan kebijakan tersebut di beberapa daerah dengan risiko obesitas yang tinggi. Dari sana, imbauan itu disebarkan secara bertahap ke wilayah-wilayah lain.

’’Biasanya, saya tak suka menggurui orang. Tapi, kita harus sadar bahwa memerangi obesitas adalah faktor penting mencegah penyakit. Termasuk virus korona,’’ ungkap pemimpin 56 tahun itu saat mengunjungi klinik dokter umum di London pada akhir pekan lalu.

Hasil penelitian medis menyebutkan bahwa obesitas meningkatkan risiko kematian pasien Covid-19. Padahal, 63 persen dari penduduk dewasa Inggris mempunyai berat badan di atas normal. Sementara itu, 28 persen penduduk dewasa Inggris sudah masuk kategori obesitas.

Saat menjadi wali kota London dan anggota parlemen, Johnson memang berangkat kerja dengan sepeda. Karena itulah, dia sangat mendukung program bersepeda sebagai upaya nyata menekan angka obesitas. Studi terbaru juga menunjukkan bahwa bersepeda bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Komentar

Loading...