5 Pedagang Reaktif Covid-19, Pasar Tetap Beroperasi

MASIH DIPERIKSA: Pedagang yang hasil tes cepatnya reaktif langsung menjalani uji usap. Untuk sementara, mereka harus isolasi mandiri dan lapaknya ditutup. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Sebanyak 47 warga di Pasar Pabean diketahui berstatus reaktif saat menjalani rapid test pada Sabtu (25/7). Dari jumlah tersebut, kelimanya merupakan pedagang ikan basah, sedangkan sisanya warga luar.

Meski begitu, aktivitas pasar masih berjalan normal. Belum dilakukan penutupan secara total. Sebab, belum ada kepastian kalau lima pedagang tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Yang pasti, semua orang yang dinyatakan reaktif telah menjalani tes swab dan isolasi mandiri. Kepala Pasar Pabean Mustajab Ali Munir mengatakan, meski pasar tidak ditutup total, pihaknya telah menutup lima stan milik pedagang yang berstatus reaktif.

Mereka juga melarang seluruh pedagang reaktif berkeliaran di area pasar. Penutupan stan minimal berlangsung selama tujuh hari atau sampai pemilik stan dinyatakan negatif Covid-19.

’’Kalau menutup pasar secara total, sangat berat, ya. Sebab, perekonomian akan mati dan sangat merugikan seluruh pedagang,’’ ucapnya.

Meski begitu, prosedur tetap (protap) kesehatan wajib diterapkan seluruh pedagang. Antara lain, menggunakan masker dan sering mencuci tangan. Dengan kondisi yang terjadi, pihaknya akan lebih gencar melaksanakan operasi penanggulangan Covid-19.

Hingga kini, ada 25 pedagang yang melanggar tertangkap tangan tidak menggunakan masker. Sebagai sanksinya, kartu identitas mereka ditahan. ’’Kalau pedagang di dalam pasar rata-rata telah sadar menerapkan protap kesehatan. Hanya, yang tidak terkontrol adalah pedagang kaki lima (PKL) ikan basah di Jalanan Panggung,’’ ungkapnya.

Komentar

Loading...