Jembatan Alternatif di Gowa Tak Kunjung Selesai, Dinas PUPR Lepas Tangan

FOTO: ISHAK/FAJAR

FAJAR.CO.ID, GOWA — Jembatan yang menghubungkan Jalan Inspeksi Kanal dengan Jalan Yompo Daeng Naba tak kunjung selesai.

Padahal proyek dengan anggaran Rp1,5 miliar dari APBD 2019 itu seakan-akan terbengkalai dan belum bisa dilintasi oleh sejumlah pengendara.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Muh Mundoap, mengaku sudah lepas tangan terkait proyek tersebut. Saat ini, jembatan itu harus dikonsultasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan – Jeneberang.

Alasannya, ketinggian bahu jalanan yang berada di samping jembatan itu mesti dinaikkan agar bisa dilalui oleh pengendara motor dan mobil.

“Itu ada kegiatan yang harus dikonsultasikan pihak balai. Jalanan kiri dan kanannya itu pihak balai,” kata Mundoap, Selasa (28/7/2020).

Pantauan di lokasi, untuk bisa naik ke jembatan itu terkendala karena ketinggian bahu jalanan di sana tidak sejajar dengan ketinggian jembatan. Namun kini sudah ada pekerjaan menaikkan ketinggian bahu jalan untuk naik ke jembatan tersebut.

“Memang kembali dikerja dengan anggaran tahun 2020. Sekarang jembatan itu menggantung. Supaya tidak menggantung, ya dinaikkan (ketinggian bahu jalan),” tambah dia.

Jembatan alternatif tersebut sengaja dibangun dengan ketinggian lebih tinggi, daripada bahu jalanan yang berada di samping kanan dan kirinya.

Alasannya itu sudah menjadi aturan yang ditentukan oleh pihak balai, sebagai penanggung jawab kanal.Jika ketinggian jembatan dan jalan itu sama, maka akan menghambat saluran air di kanal tersebut.

Komentar

Loading...