Kritik Kebijakan Belajar Daring Kemendikbud, Tsamara Amany: Tak Semua Sektor Bisa Dionlinekan

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany mengusulkan kepada pemerintah memberi bantuan kuota internet jika benar-benar ingin menerapkan pendidikan online.

Menurut Tsamara, tak semua sektor bisa diterapkan sistem online termasuk dunia pendidikan. Ia mengungkap tak semua anak di negeri ini mampu belajar dari rumah secara daring karena tidak memiliki ponsel pintar serta paket data.

“Tak semua sektor bisa di-online-kan. Salah satunya, sektor pendidikan. Tak semua anak lahir dengan privilege. Boro-boro mikirin sekolah online. Kalau ingin pendidikan online, pemerintah harus siap beri bantuan kuota & smartphone/laptop,” tulis Tsamara di laman Twitter pribadinya @TsamaraDKI.

Politikus 24 tahun itu juga mencari tahu apakah bantuan Dana BOS digunakan untuk menyediakan kuota internet bagi siswa prasejahtera.

“Halo teman-teman. Saya mau tanya dong. Apakah di sini ada yang pendapatan keluarga terbilang rendah & mendapatkan bantuan Dana BOS berupa untuk kuota internet? Terima kasih,” tanya Tsamara pada warga Twitter.

Seharusnya, lanjut Tsamara, dalam kondisi serba sulit seperti sekarang, alokasi dana BOS bisa menjangkau warga miskin yang tidak mampu membeli kuota. Ia pun menyoroti implementasi di lapangan.

“Sekolah bisa alokasi dana BOS untuk bantuan kuota internet sekarang ini, Mbak. Makanya saya tanya apakah implementasinya berjalan atau nggak,” tegasnya.

Diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim telah merevisi Permendikbud tentang Penggunaan Dana BOS dan BOP PAUD demi meyesuaikan keadaan di masa pandemi ini.

Komentar

Loading...