Meninggal Karena Covid-19 Masuk Kategori Mati Syahid? Simak Penjelasan Gus Awy

Selasa, 28 Juli 2020 15:51

ILUSTRASI

Jika ada orang terpapar Covid-19, setelah berusaha menghindar sebaik-baiknya, atau karena tugas dia menolong proses penyembuhan orang yang terkena Covid-19, lalu orang itu meninggal sebab Covid-19 tadi, maka dia meninggal dalam keadaan syahid.

Secara umum, lanjut Gus Awy, cara menghindari wabah adalah dengan menjaga kesehatan, memakai masker, physical distancing serta menghindari kerumunan.

Sebab, menurut dia, sikap menghadapi wabah itu bukan dengan dilawan, tapi dihindari. Bagi yang sudah terpapar virus corona, maka harus diobati semampunya.

Gus Awy menambahkan, upaya pencegahan bisa dilakukan siapa saja dan di mana saja, termasuk sekolah maupun pondok pesantren. Memakai masker hingga face shield, merupakan bagian dari usaha menghindari wabah.

“Dalam menyikapi pandemi seperti ini adalah kita mengikuti dawuh kanjeng Nabi (Muhammad SAW),” ujar pria yang belajar selama 10 tahun di Makkah ini.

Dalam diskusi yang sama, Ketua RMI PBNU KH Abdul Ghaffar Rozin mengajak semua pihak membantu pesantren agar mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 secara ketat. Upaya ini harus dilakukan semua stakeholder, dari orang tua santri, santri itu sendiri hingga pihak pondok pesantren.

Bagikan berita ini:
7
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar