Meninggal Karena Covid-19 Masuk Kategori Mati Syahid? Simak Penjelasan Gus Awy

Selasa, 28 Juli 2020 15:51

ILUSTRASI

“Termasuk juga masyarakat. Saya memohon pesantren dibantu mengampanyekan protokol kesehatan. Kampanye besar-besaran yang melibatkan semua orang. RMI PBNU sudah menyiapkan protokol pencegahan dan rawat Covid-19,” ujar Gus Rozin.

Ahli Mikrobilogi dari Technoe Institute, Nur Hidayah, mengatakan, virus secara alami maupun rekombinan ada di muka bumi.

Meskipun dalam suatu daerah atau negara sudah tidak ada laporan infeksi atau nol kasus positif, virus tetap ada di muka bumi. Virus tersebut tidak hilang.

“Yang menyebabkan nol kasus tersebut bukan karena ketiadaan virus, tetapi kesehatan manusia atau imunitas manusia yang semakin baik dan kuat terhadap serangan penyakit,” ujar alumnus Bioteknologi, Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Direktur Eksekutif Techno Institute, Ardy Maulidy Navastara, mengatakan, serial webinar ini sebagai bagian dari upaya Technoe Institute untuk mengedukasi masyarakat dalam menyikapi pandemi Covid-19.

“Semoga semua bisa menjadi sumbangsih yang bermanfaat dari kami untuk masyarakat,” kata dosen ITS Surabaya ini. (flo/jpnn)

Bagikan berita ini:
10
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar