Rekening Tak Lagi Aktif, Insentif 3.500 Guru Mengaji dan Imam Rawatib Belum Cair

Kabag Kesra Kota Makassar, Aswis Badwi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Insentif bagi pemandi jenazah, guru mengaji, dan imam rawatib hingga kini belum terbayarkan. Padahal, jika mengikuti jadwal tahun lalu, insentif tersebut sudah dibayarkan sebelum lebaran Idulfitri.

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi, mengatakan, keterlambatan pencairan diakibatkan banyak nomor rekening yang didaftarkan sudah tidak aktif lagi.

“Kendalanya, dari ribuan itu biasanya ada orang yang kirim anggotanya kirim guru mengaji atau imam rawatib kirim nomor rekening mati, makanya tidak bisa dikirim,” ujar Aswis, Selasa (28/7/2020).

Aswis menambahkan, akibat sejumlah rekening tidak aktif itu, yang lain pun ikut terkena imbasnya dengan penundaan pencairan. Hal itu tentu merugikan pihak yang bersangkutan. Apalagi di tengah pandemi.

“Sudah verifikasi, sudah kita usulkan ke keuangan terkait anggarannnya dan kita kirim ke Bank Sulsel. Tinggal Bank Sulsel lagi verifikasi apa aktif atau tidak rekeningnya. Satu orang saja itu, semua orang kena imbas,” paparnya.

Terkait dana, kata Aswis, semuanya sudah disiapkan. Hanya karena nomor rekening yang tidak aktif, makanya terjadi keterlambatan. “Perbaiki dulu, itu yang bikin lama. Itu banyak, ada 50 orang satu kelurahan,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap pihak kecamatan bisa segera mengurus terkait nomor rekening yang tidak aktif tersebut. Sehingga pencairan bisa segara dilakukan.

“Pokoknya rekening saja, sisa proses. Tinggal itu yang ditunggu. Kalau kecamatan sudah verifikasi dan rekeningnya sudah aktif kembali, semua insyaAllah dibayarkan,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Komentar

Loading...