Staf Pribadi SBY Sebut Covid Lebih Galak Dibanding Presiden

Selasa, 28 Juli 2020 11:30

Ossy Dermawan. (Int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pasien positif virus corona (Covid-19) di Indonesia menembus angka 100.303 kasus per 27 Juli 2020, dengan rincian: 37.292 pasien dalam perawatan, 58.173 orang dinyatakan sembuh, dan 4.838 orang meninggal. Sementara kasus suspek tercatat 54.910 pasien.

Padahal, Presiden Joko Widodo telah menargetkan agar kasus infeksi virus corona (Covid-19) turun di bulan Mei. Tapi nyatanya target ini gagal tercapai.

Kepala Badan Komunikasi dan Strategi Partai Demokrat Ossy Dermawan dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (28/7/2020) kembali mengingatkan pemerintah terkait kenaikan kasus Covid-19.

“Kita memasuki akhir bulan Juli, belum ada tanda-tanda kurva akan menurun,” katanya.

Padahal, sambung Ossy, selama dua bulan pasca target itu ditetapkan, pemerintah terus memastikan kabinetnya bekerja dengan baik.

Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat memarahi para menteri yang masih menganggap sepele kasus ini dan mengancam akan melakukan perombakan.

“Namun di Indonesia, Covid-19 ternyata lebih “galak” dari presiden,” sindir staf pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar