UNM Siapkan 3000 Alat Rapid Test dan Swab untuk Dosen dan Staf

Rektor UNM, Prof Husain Syam

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebagai bentuk kepedulian dalam memutus mata rantai covid-19, Universitas Negeri Makassar (UNM) akan melakukan test rapid massal kepada seluruh staf dan dosen.

Rektor UNM, Prof Husain Syam, menuturkan, pihaknya telah menyiapkan 3000 alat test sumbangan dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Dengan rincian 1500 alat rapid dan 1500 test swab.

“Kemarin, Senin (27/7) Pak Gubernur sudah memberikan 3 jenis bantuan di antaranya 1.500 rapid test, 1500 swab dan Cairan disinfektan. Alat ini kita lakukan test kepada civitas akademika UNM, pegawai dan dosen,” ujarnya saat ditemui, Selasa (28/7/2020).

“Kita berharap kesadaran PNS di lingkup UNM seperti dosen dan pegawai agar bisa secara sadar diri agar untuk melakukan test,” sambungnya.

Prof Husain menambahkan, test rapid di lingkungan UNM akan digelar setelah lebaran Iduladha. Dengan mewajibkan semua staf dan dosen untuk ikut berpartisipasi dalam rangkaian test tersebut.

“Test massifnya setelah lebaran. Karena kami tidak memiliki Fakultas Kedokteran, kami ada Poliklinik di situ banyak dokternya, saya sudah kasi surat tugas kemarin,” ucapnya.

“Kita harus tegas. Siapapun yang tidak mau, kalau ada tenaga honorer atau kontrak yang tidak mau saya akan pecat. Kita ingin pastikan kampus UNM bebas covid,” Lanjut Prof Husain menegaskan.

Sementara itu, kata Prof Husain, jika terdapat dosen atau staf yang dinyatakan reaktif rapid test, maka akan dintruksikan untuk melakukan isolasi mandiri kemudian dilanjutkan tes swab.

Komentar

Loading...