200 Kg Sabu-sabu Diselundupkan dalam Karung Jagung

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, bersama Polda Bangka Belitung dan Bea Cukai kembali mengungkap kasus peredaran narkoba dalam karung jagung. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID,BANGKA BELITUNG -- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, bersama Polda Bangka Belitung dan Bea Cukai kembali mengungkap kasus peredaran narkoba berskala besar. Pada kasus kali ini, sebanyak 200 kilogram sabu diamankan dari jaringan internasional.

Wakabareskrim Polri Irjen Wahyu Hadiningrat mengatakan, barang ilegal itu didapat dsri jaringan Myanmar. Mereka menyelundupkan narkoba melalui rute Malaysia – Kepulauan Riau (Kepri) – Bangka Belitung (Babel) dan Jakarta. Sabu kemudian disimpan disebuah gudang di Cikarang, Jawa Barat.

“Keberhasilan ini kami ungkap 200 Kg sabu, yang ingin jelaskan kronologisnya dimana sabu ini asal Myanmar,” kata Wahyu di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Dalam kasus ini, Polri menangkap 4 orang tersangka. Mereka adalah, SC, A, RS dan YD. Mereka menyelundupkan sabu ke tanah air disamarkan dalam karung berisi jagung.

“Barang bukti yang rekan-rekan liat di depan sudah dikeluarkan sebenarnya berasal dari 1 karung berisi jagung dan ada kotak sabu ini di dalam satu karung ada empat,” jelas Wahyu.

Guna mengelabuhi petugas, karung jagung berisi sabu itu juga dilengkapi dengan metal detector. Sehingga menyulitkan petugas melakukan identifikasi ketika barang masuk Indonesia. Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mereka terancam pidana seumur hidup atau pidana mati.(jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...