Gawat! NasDem Bulukumba Alami Turbulensi Kepemimpinan, Ada Apa?

Tomy Satria

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Partai Nasional Demokrasi (NasDem), di tingkatan DPD Bulukumba, Sulsel. mengalami turbulensi kepemimpinan. Sejumlah kader dan pengurus hariannya ramai-ramai undur diri.

Deklarasi kemunduran mereka dilakukan di kantor NasDem, Jl AP Pettarani, Kelurahan Tanahkongkong, Kecamatan Ujungbulu, Kabupetan Bulukumba, Sulsel, Rabu (29/7/2020).

Hal tersebut dipicu karena kekecewaan para kader dan pengurus terhadap sikap yang ditunjukkan oleh DPW, yang mencopot Tomy Satria dari ketua partai.

Tomy Satria yang saat ini menjabat sebagai wakil Bupati Bulukumba, diganti sebagai ketua oleh Arum Spink yang ditunjuk oleh DPW sebagai pelaksana tugas (Plt) DPD NasDem Bulukumba.

Bukan karena pergantiannya yang membuat para pengurus dan kader memilih hengkang, melainkan prosesnya yang dinilai menabrak mekanisme yang ada.

Deklarator NasDem Bulukumba, Andi Kamaluddin Jaya, membeberkan kekesalannya terhadap Ketua OKK DPW NasDem, Tobo Haeruddin, yang mengabarkan pergantian itu hanya melalui pemberitaan di media massa. Pengurus DPD bahkan tidak mendapat informasi resmi dari DPW.

“Keputusan yang diambil oleh DPW tidak menghargai kami di DPD. Meski memang pengambil keputusan berada di DPW dan DPP, kami sebagai pengurus DPD mestinya sedikit dihargai,” tukas Kamaluddin melalui pesan singkat.

Andi Kamaluddin yang juga jadi deklarator NasDem di Bulukumba sejak tahun 2011 itu mengungkap, terdapat 4 Ketua DPC yang menyatakan diri mundur, yakni DPC Ujungbulu, DPC Bontotiro, DPC Rilau Ale dan DPC Bulukumpa.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar