Pandemi Covid-19, Realisasi Investasi Sulsel hingga Pertengahan Tahun Baru 34 Persen

Kepala Dinas PM-PTSP Sulsel, Jayadi Nas. (Qswanty/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR--Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Selatan mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan II tahun 2020 lebih rendah dibandingkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

"Realisasi investasi untuk periode April sampai Juni (triwulan II) sebesar Rp3,7 triliun, PMA itu Rp582 miliar dan PMDN kita Rp3,165 triliun. Realisasi secara kumulatif dari Januari sampai Juni mencapai Rp4,7 triliun atau sekitar 34 persen dari target Rp13,87 triliun," ucap Kepala Dinas PM-PTSP, Jayadi Nas di kantornta, Rabu (29/7/2020).

Di tengah pandemi, PMDN Sulsel justru mengalami kenaikan dan PMA mengalami penurunan. Hal itu disebabkan beberapa faktor, salah satunya, sektor-sektor usaha yang berperan andil dalam peningkatan PMDN Sulsel.

"Seperti sektor transportasi 29 persen, sektor konstruksi 17 persen, sektor gas, listrik dan air 16 persen, sektor pertambangan 14 persen, sektor hotel 6 persen dan beberapa sektor lainnya sekitar 18 persen," bebernya.

Jayadi Nas mengatakan, Kota Makassar menjadi salah satu kota yang masuk dalam daftar enam besar nilai realisasi investasi triwulan II tahun ini, yakni mencapai 59 persen.

"Kemudian ada Lutim 14 persen, Tana Toraja 11 persen, Gowa 4 persen, Sidrap 3 persen dan kabupaten kota lainnya capai 7 persen," sambung Jayadi.

Selain sektor usaha yang menjadi penopang PMDN naik, penyerapan tenaga kerja juga ikut mempengaruhi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...