Tak Usung Tomy di Pilkada, 16 Kader Nasdem Bulukumba Mundur

Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, Andi Kamaluddin Jaya (tengah) melakukan jumpa pers terkait pengunduran dirinya di Kantor Lama Partai NasDem, Jalan AP Pettarani Bulukumba, Rabu (29/7/2020)

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Partai Nasdem tidak mengusung Tomy Satria Yulianto di Pilkada Bulukumba. Hal itu menimbulkan perpecahan di tubuh partai. Bahkan, 16 kader memilih mundur.

Pengunduran diri tersebut digelar secara simbolis dan dipimpin oleh Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, Andi Kamaluddin Jaya. Berlangsung di Kantor Lama Partai NasDem, Jalan AP Pettarani Bulukumba, Rabu (29/7/2020).

Kamaluddin mengaku kecewa terhadap kebijakan Nasdem yang tidak mengusung Tomy di Pilkada 9 Desember. Padahal Tomy merupakan ketua Nasdem di Bulukumba.

Dia menilai, keputusan tersebut keliru meski kader Nasdem lain diusung sebagai calon wakil. Sebab, Nasdem merupakan partai besar dan peraih suara terbanyak pada Pileg 2019.

“Sebelumnya saya sudah bilang, kalau yang diusung hanya 02 atau wakil maka hari ini saya memilih mundur,” tegasnya.

Selain itu, keputusan mundur bersama 15 kader dan pengurus Nasdem lainnya karena Nasdem Sulsel telah melakukan pergantian struktural Nasdem Bulukumba tanpa koordinasi.

Dimana Tomy dipecat sebagai Ketua Nasdem dan diganti Arum Spink. Sementara Arum Spink merupakan bakal calon wakil bupati Bulukumba yang berpasangan dengan Askar HL.

16 kader dan pengurus yang mundur tersebut menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Partai, Wakil Ketua, dan Wakil Sekretaris Nasdem.

Kemudian, empat Ketua DPC Nasdem, Garda Bulukumba, dan tujuh mantan calon legislatif Nasdem. (sir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...