Jemaah Mulai Wukuf di Arafah, 13 WNI Ikut Berhaji

RENGGANG: Jamaah haji melaksanakan tawaf dengan menjaga jarak kemarin (29/7). Tidak ada yang diizinkan menyentuh atau mencium Kakbah. (SAUDY MEDIA MINISTRY VIA AP)

FAJAR.CO.ID, MEKAH — Hari ini (30/7) jamaah haji menjalani wukuf di Padang Arafah. Hampir bisa dipastikan, tidak akan ada pemandangan Jabal Rahmah yang memutih dipadati jamaah haji seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab, di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Arab Saudi, jumlah jamaah haji dibatasi hanya seribu orang.

Jumlah tersebut tentu sangat sedikit bila dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah jamaah haji tahun ini hanya 0,04 persen dari total jamaah haji tahun lalu. Seperti diketahui, tahun lalu jumlah jamaah haji mencapai rekor tertinggi, yakni 2.489.406 orang.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menjelaskan, pada 8 Zulhijah (29/7) subuh, seluruh jamaah bergerak ke miqat atau titik awal niat ihram di Qarnul Manazil, Thaif.

Setelah itu jamaah menuju ke Makkah untuk menjalankan tawaf qudum di Masjidilharam.

Dari video yang beredar, pelaksanaan tawaf qudum diatur sedemikian rupa. Jamaah haji wajib berjalan sesuai dengan garis yang sudah ditentukan. Garis mengitari Kakbah itu berjarak sekitar 2 meter dari garis berikutnya. Jamaah yang tawaf sesuai garis juga harus menjaga jarak dengan jamaah di depan atau di belakangnya.

Tidak ada pemandangan jamaah berebut mencium Hajar Aswat. Maupun jamaah yang berebut untuk bisa salat di Hijir Ismail yang berada di samping Kakbah. ”Besok pagi (hari ini, 30/7, Red) jamaah bergerak ke Arafah,” kata Endang saat dihubungi kemarin.

Komentar

Loading...