Pandemi Covid, Jumlah Hewan Kurban di Lingkungan Pemkot Menurun Hingga 663 Ekor

Kamis, 30 Juli 2020 17:23

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pandemi virus corona atau covid-19 menjadi salah satu penyebab jumlah hewan kurban tahun ini di Kota Makassar mencapai 6735 ekor per hari ini, Kamis (30/7/2020).

Jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan jumlah tahun lalu (2019), yakni sebanyak 7398 ekor. Meski demikian, stok yang ada dianggap sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar Aswis Badwi mengatakan jumlah hewan kurban itu berdasarkan data hari ini dari 15 kecamatan.

“Itu data terakhir yang kami dapat dari laporan tiap kecamatan. Datanya sudah fix. Tidak akan berubah lagi,” kata Aswis.

Jumlah tersebut berasal dari Kecamatan Tamalanrea sebanyak 792 ekor sapi dan 21 ekor kambing, total ada 813 ekor.

Kemudian Kecamatan Biringkanaya sebanyak 1065 sapi dan 37 ekor kambing, total 1102 hewan kurban. Kecamatan Bontoala sebanyak 232 ekor sapi dan 5 ekor kambing, total 237 ekor hewan kurban

Kecamatan Tamalate sebanyak 566 ekor sapi dan 43 ekor kambing, total 609 ekor hewan kurban. Sementara di Kecamatan Makassar sebanyak 310 ekor sapi dan 4 ekor kambing, total 314 hewan kurban.

Kecamatan Panakkukang sebanyak 508 ekor sapi dan 29 ekor kambing, total 537 ekor hewan kurban. Kecamatan Ujung Tanah sebanyak 93 Sapi, 0 Kambing. Kecamatan Mariso sebanyak 138 ekor sapi dan 34 ekor kambing, total 172 ekor kurban. Kecamatan Wajo sebanyak 88 ekor sapi dan 0 ekor kambing.

Kecamatan Ujung Pandang 47 ekor sapi, dan 14 ekor kambing dengan total 61 ekor kurban. Kecamatan Mamajang 233 ekor sapi, dan 33 ekor kambing dengan total 266 ekor kurban. Kecamatan Sangkarrang 49 ekor sapi, 8 ekor kambing dengan total 57 ekor kurban.

Kecamatan Tallo 529 ekor sapi, 22 ekor kambing dengan total 551 ekor kurban. Kecamatan Manggala 806 ekor sapi, 180 ekor kambing dengan total 986 ekor kurban.

Dari data tersebut, Pemerintah Kota Makassar melalui tingkat kecamatan telah mengumpulkan sebanyak 2965 ekor sapi dan 110 ekor kambing dengan total 3075 ekor hewan kurban.

Menurut Aswis Kantor karena kondisi pandemi kantor balaikota untuk tahun ini tidak melaksanakan kurban, sehingga seluruh penyembelihan dipusatkan di kecamatan masing masing

“Sebetulnya kalau di balaikota itu hanya untuk ruang lingkup balaikota saja mau dikasi seperti pegawai kontrak dan cleaning service, dan orang orang yang berhak menerima dan biasa juga ada masyarakat, tetapi tidak ada disini jadi dipusatkan ke setiap kecamatan,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
7
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar