Pasokan Hewan Kurban Bertambah, Tapi Daya Beli Justru Menurun

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, GOWA – Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa telah memasok hewan kurban untuk persiapan hari raya Iduladha 1441 Hijriyah, Jumat (31/7/2020) besok.

Persediaan hewan kurban di Butta Bersejarah inipun mengalami penambahan, jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu. Terutama untuk sapi.

“Tahun 2019 lalu, persediaan hewan kurban ada sekitar 5 ribuan ekor sapi. Tahun ini sapi sudah ada 6.112 ekor. Sedangkan kambing 575 ekor,” kata Kepala Dinas Dinas Peternakan dan Perkebunan, Suhriati, Kamis (30/7/2020).

Penambahan itu hanya untuk hewan kurban sapi, sebanyak seribu ekor dibandingkan dengan tahun 2019 lalu.

Namun penambahan pasokan hewan kurban tahun ini tidak sepenuhnya berasal dari peternak yang ada di Kabupaten Gowa. Melainkan dari luar daerah.

“Ada pasokan juga dari Kabupaten Bone dan Sinjai,” pungkasnya.

Meski ada penambahan pasokan, daya beli masyarakat justru tidak mengalami peningkatan. Dia menyebut, dampak pandemi Covid-19 sangat kuat hingga masyarakat enggan membeli hewan kurban.

Penurunan ekonomi masyarakat menjadi alasan. Banyaknya orang yang terkena PHK atau dirumahkan di tempat kerjanya, hingga tak mampu berkurban.

“Kalau daya beli masyarakat, saya pikir semua orang mau berkurban. Tapi karena pandemi ini, daya beli masyarakat berkurang karena ekonomi kita lagi menurun. Daya belinya itu mempengaruhi,” tambahnya.

“Meski ada penambahan pasokan, daya beli masyarakat menurun. Semua terkena dampak termasuk negara kita,” sambung Suhriati. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...