Sang Paman Gagal Makan Ikan Bakar Gara-gara Ditikam Badik Keponakan Sendiri

Polisi mendatangi keluarga korban

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Emosi Yusran (33) sudah di ujung tanduk. Sang paman bernama Sainuddin (44) pun tewas di tangan keponakannya itu.

Entah apa yang mereka bahas. Yusran nekat menikam karena tak terima dengan perkataan pamannya itu. Dia mengaku tersinggung dan sakit hati.

Pertumpahan darah itu terjadi saat Sainuddin sedang membakar ikan di rumahnya, Kampung Madumbu Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, pada Rabu (29/7/2020) kemarin.

“Pelaku ini (Yusran) menikam pamannya sebanyak tiga kali tikaman, menggunakan sebilah badik yang menyebabkan pamannya meninggal di lokasi,” kata Humas Polres Takalar, Aipda Agus Salim, saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2020).

Nyawa Sainuddin tak tertolong. Darahnya mengalir deras dari bekas tikaman keponakannya itu, dan tak sempat dibawa ke rumah sakit hingga tewas di tempat.

Polisi menyebut, pelaku dan korban yang masih serumpun keluarga terlibat permasalahan namun terjadi kesalahpahaman.

“Pelaku menikam karena merasa dipermalukan oleh korban hingga main tikam,” tambahnya.

Sanak keluarga lain yang berada di lokasi pun kaget melihat aksi bejat Yusran, yang dianggap jahat dan tidak beretika kepada orang tua.

Tak tinggal diam, keluarga dibantu warga sekitar langsung mengamankan Yusran beserta badik yang ia gunakan, lalu dibawa ke Polres Pangkep untuk diproses.

Terkait motif pasti atas aksi pembunuhan itu, penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap pelaku. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...