Tiga Orang Ini Telah Diperiksa Pasca Terbakarnya Kantor Dinas Kesehatan Sulsel

Kamis, 30 Juli 2020 17:10

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Misteri terbakarnya kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Sulawesi Selatan masih diselidiki. Penyebabnya hingga saat ini belum diketahui.

Aparat kepolisian dari Polsek Tamalanrea masih menyelidiki peristiwa yang menghebohkan di tengah masa pandemi Covid-19 ini.

Tiga orang saksi telah diperiksa untuk mengetahui penyebab pasti si jago merah melahap kantor instansi pemerintahan itu.

“Sudah ada tiga orang diperiksa. Di antaranya satu orang petugas kebersihan, dan dua orang petugas dari Satpol PP,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis, Kamis (30/7/2020).

Penyidik sendiri belum bisa memastikan penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada sekitar pukul 05.00 Wita. Di lokasi, pihak belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian itu.

“Semuanya masih dalam tahap penyelidikan dan masih menunggu hasil dari Labfor,” jelasnya.

Perwira dua balok ini melanjutkan, api diduga berasal dari lantai dua gedung hingga terjadi kebakaran saat petugas di sana baru saja mematikan lampu di seluruh ruangan di sana.

Tak berselang lama, salah seorang petugas kebersihan melihat kepulan asap hitam menyelimuti lantai dua kantor tersebut. Dia pun panik hingga memanggil bantuan.

“Petugas keamanan baru saja mematikan lampu satu persatu di kantor itu. Lalu dia kembali ke pos jaganya. Tidak lama kemudian, petugas kebersihan yany sedang menyapu halaman, melihat kepulan asap dari lantai dua gedung, akhirnya melapor ke pemadam,” jelasnya.

Iptu Muhalis pun belum bisa memastikan kejadian ini memiliki unsur kesengajaan, hingga api berkobar dan menghanguskan kantor tersebut.

Kebakaran hebat itu terjadi pada Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 05.00 Wita hingga berhasil dipadamkan setelah 30 armada dan 100 personil dikerahkan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari mengaku tak tahu pasti penyebab terjadinya kebakaran di kantornya tersebut.

Hanya saja, kata dia, kejadiannya pada Kamis pagi tadi, setelah salah seorang cleaning service melihat asap tebal dan api yang mulai menjalar ke semua ruangan.

“Tentu data-data administrasi juga habis. Peralatan juga. Saya mau rapat dulu soal ini, otomatis ruang lantai II tidak kita gunakan. Jadi yang lantai I saja sementara dulu,” bebernya.

Bagaimana dengan data Covid-19, Ichsan Mustari mengakui, beberapa data-data terkait penanganan Covid-19 juga dipastikan ikut ludes terbakar. “Makanya, kami mau rapat dulu bersama semua pegawai,” tambahnya. (Ishak/fajar)

Komentar