Ada Alasan Lain Andi Baso Ngotot Pindahkan Makam Istri yang Bukan Jenazah Covid-19

Memanjat tower demi melihat makam ibu

FAJAR.CO.ID, GOWA – Andi Baso Ryadi Mappasulle masih terbayang dengan wajah almarhumah istri tercintanya, Nurhayani Abram.

Semasa hidup, Nurhayani sempat berpesan kepada Andi Baso dalam sebuah perbincangan santai, namun tatapan mata yang sangat tajam dan serius.

Almarhumah meminta kelak jika ajal sudah menjemput, dia ingin dimakamkan di kampung halaman sendiri, yakni di Kabupaten Bulukumba.

Pesan itu masih membekas kuat di ingatan pria berkaca mata itu. Andi Baso terus berupaya melaksanakan pesan terakhir istri tercintanya.

Namun apalah daya. Bersama empat orang anaknya, mereka seakan digantung oleh pemerintah atas permintaannya itu.

“Almarhumah ini orang Bulukumba dan dia mau dimakamkan di kampungnya sendiri. Itu yang menjadi beban moral saya sampai hari ini,” kata Andi Baso kepada Fajar.co.id, Minggu (2/8/2020).

Berkali-kali dia berhadapan dengan beberapa pihak. Mulai dari DPRD Bulukumba, Bupati hingga ke Gubernur agar makam istrinya dipindahkan.

Permintaannya itu berkali-kali ditolak mentah-mentah. Padahal istrinya sudah dinyatakan negatif Covid-19 melalui swab test.

“Tim Gugus itu menurut saya tidak berkemanusiaan. Almarhumah istri saya dimakamkan sesuai protap covid-19. Sementara istri saya negatif dibuktikan dengan swab,” tambah Andi Baso saat diwawancarai.

Andi Baso tengah menjadi perbincangan yang masih viral di media sosial. Beberapa bulan lalu saat istri tercintanya meninggal di RS Bhayangkara, Kota Makassar membuat heboh.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...