Diskusi Mingguan Forum Dokter Peduli Covid-19: OTG Bisa Alami Penurunan Fungsi Paru


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berbagai data memperlihatkan bahwa pasien konfirmasi positif COVID-19 dengan atau tanpa gejala bisa mengalami kerusakan paru dengan bukti kelainan yang ditemukan di CT-scan thorax dan menyebabkan penurunan fungsi paru, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan kualitas hidup.

Hal tersebut diungkapkan, Pakar Penyakit Paru, DR. dr. Erlina Burhan Sp.P (K), dan DR. dr. Muh. Ilyas, Sp.SpPD, Sp.P (K) dalam diskusi Diskusi Mingguan Forum Komunikasi Dokter Peduli Covid-19, Minggu 2 Agustus 2020.

“Jadi jangan meremehkan Covid-19. Upaya terbaik adalah selalu berupaya semaksimal mungkin untuk menghindari tertular Covid-19 dengan melaksanakan Protokol Kesehatan dengan ketat,” kata Dr Erlina.

Sementara itu,dr. Yogi Prawira, Sp.A (K) menjelaskan bahwa anak yang terkena Covid-19 mayoritas tanpa gejala dan ini justru sangat berbahaya karena bisa berpotensi menjadi SUPER SPREADER. TIDAK BENAR bahwa anak-anak TIDAK BISA MENULARKAN COVID-19 seperti yang diviralkan baru baru ini. TIDAK BENAR JUGA BAHWA ANAK TAK BISA JATUH KE KONDISI BERAT.

Case Fatality Rate di Jatim 6.8%, artinya 6-7 dari 100 anak meninggal karena Covid-19.

Atas alasan itu semua, IDAI memberi rekomendasi kepada Kemendukbud, ketika Indonesia belum nampak tren penurunan kasus, maka lebih bijak tatap muka di sekolah ditunda hingga setidaknya bulan Desember 2020.

Dr dr Tutik Harjianti, Sp.PD, KHOM mendukung IDAI, karena rawan potensi penyebaran Covid-19 jika sekolah mulai dibuka, saat pandemi belum teratasi. Penentuan Zona hijau untuk lokasi sekolah tak menjamin keamanan untuk bersekolah, jika masih ada potensi penularan dari daerah2 zona merah yang masih berada dalam satu kota.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...