Tertular Covid-19, Warga Singapura Alami Halusinasi Selama Dirawat di ICU

Ilustrasi virus Covid-19 (Nexu Science)

FAJAR.CO.ID — Warga Singapura bernama Ben Ng, 55, tak bisa melupakan masa-masa kritis ketika dia terbaring di ruang ICU rumah sakit akibat Covid-19. Ketika itu, bulan Maret, dia jatuh sakit parah dan menghabiskan 13 hari di unit perawatan intensif (ICU). Trauma itu masih membayanginya hingga saat ini.

Di sana, ia mengalami teror delirium yaitu berhalusinasi terus menerus siang dan malam. Antara sadar atau tak sadar, pengalaman mengerikan yang dialami itu berlanjut lama. Dia bahkan baru bisa dinyatakan pulih sebulan lalu. Ben Ng menceritakan kilas balik selama dia di ICU.

“Saya bisa melihat diri saya berbaring di ranjang ICU, dan saya ingat orang-orang bertanya kepada saya. Itu terjadi sepanjang hari dan setiap hari. Itu sangat buruk dalam dua bulan pertama,” katanya kepada The Sunday Times.

Ben Ng juga mengalami sesak napas. Sebelum dirawat, dia mengalami penderitaan saat berjalan.

“Ketika saya berjalan sedikit lebih cepat atau ketika saya membawa barang-barang berat, saya mulai terengah-engah saat itu,” katanya.

Halusinasi

Pada akhir Maret, Ben Ng menggambarkan bahwa halusinasi terus dialaminya saat di bawah pengaruh obat bius. Dalam satu adegan saat dirawat, dia seolah menatap kantor di tengah ruangan kosong. Dan di adegan lain, ada seseorang yang terus berkedip kepadanya. Lalu ada makhluk asing di ruangan itu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...