Antara Sel Laki-laki atau Perempuan, Inces Buat Bingung Polisi

Abdul Rahman alias Inces

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Abdul Rahman alias Inces kini masih mendekam di balik jeruji besi Polsek Ujung Pandang.

Dia tertangkap karena terlibat kasus pencurian ponsel pada salah satu parkiran hotel, di wilayah hukum Polsek Ujung Pandang, Sabtu (25/7/2020) lalu.

Selama di penjara, waria ini sempat membuat polisi bingung. Dia berpakaian dan bertingkah laku layaknya perempuan. Padahal dia seorang lelaki.

Polisi pun akhirnya memutuskan menempatkan waria 22 tahun ini ditahan di sebuah sel khusus, agar tidak menjadi gangguan bagi tahanan pria yang lain di dalam sel.

“Hahaha. (Sempat) masih dipisahkan (selnya). Jangan sampai di dalam ada kejadian abnormal lagi,” kata Kapolsek Ujung Pandang, AKP Bagas Sancoyoning, Senin (3/7/2020)

Selama menjalani pemeriksaan jenis kelaminnya itu, akhirnya polisi menempatkan Inces ke sel tahanan laki-laki.

“(Sekarang) masuk ke sel laki-laki. Karena belum ada operasi kelamin dan putusan dari PN untuk pengganti status kelamin,” jelas perwira tiga balok ini.

Namun status hukum bagi Inces ini masih berlanjut. Di keterangan awal, dia hanya menjual ponsel curian itu ke media sosial.

Belakangan diketahui, akhirnya terbongkar peran Inces dalam kasus yang melilitnya itu. Kata polisi, dia adalah seorang penadah.

“Ini (Inces) pelaku penadah ya, bukan pelaku pencurian,” ujar Kapolsek.

Berawal saat salah seorang temannya berinisial ER yang kini buron, mengajak pelaku Imran Jafar ke sebuah hotel untuk bertemu dengan Zechan.

Pikiran jahatnya pun muncul. Zechan perintahkan Imran mengambil sebuah ponsel yang berada di jok depan sebuah motor, yang terparkir di depan hotel tersebut.

“Imran pun menyuruh waria itu (Abdul Rahman alias Inces) untuk menjual Rp800.000. Waria ini dijanjikan akan mendapat fee Rp50.000 dari hasil penjualan barang haram itu,” jelas dia.

Awalnya ponsel curian itu dijual ke MTC. Namun tidak laku. Akhirnya Imran dan Inces mempublis ke media sosial dan laku terjual. (ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...