Diduga Gelar Razia Ilegal, GEPMAR Minta Bupati Gowa Selidiki Anggota Dishub Gowa

GEPMAR Minta Bupati Gowa Selidiki Anggota Dishub Gowa

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan Gowa, pada Senin (3/7/2020).

Dalam aksinya, mereka meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa untuk bertanggungjawab terkait tindakan yang dilakukan oleh anggota dan oknum Dishub Gowa.

Koordinator Lapangan, Muh Iksyan mengatakan anggota dan beberapa oknum Dishub Gowa, diduga melakukan razia ilegal penertiban kendaraan tanpa melibatkan aparat kepolisian.

“Seperti pada razia penertiban kendaraan yang terjadi di jalan Poros Malino Bili-bili pada tanggal 12 Juli pukul 10:00 sampai 12:00 Wita dan beberapa titik lainnya,” ucapnya.

Iksyan menuturkan, banyak pengendara khususnya kendaraan roda empat yang ditahan dan terpaksa mengeluarkan sejumlah uang untuk menyelesaikan proses tilang tersebut.

Menurutnya, Dishub hanya memiliki wewenang penegakan hukum melalui tilang di terminal dan itupun harus didampingi Polantas.

“Seperti dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ Pasal 262 ayat (2), kewenangan petugas Dinas Perhubungan secara umum hanya dilaksanakan di Terminal,” bebernya.

Lebih jauh, ia mengaku dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali melanjutkan aksi di Kantor Bupati Kabupaten Gowa.

“Kami akan mendesak Bupati Gowa untuk segera mengambil tindakan dan memberikan sanksi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa,” ungkap Iksyan.

Sementara, Dewan Pembina GEPMAR, Faisal membeberkan razia ilegal tersebut yang terjadi sejak awal Juni lalu itu, mulai meresahkan pengendara.

Komentar

Loading...