Hasil Wawancana Anji dengan Hadi Pranoto soal Obat Covid-19, Tompi Bilang Ini

Penyanyi sekaligus dokter, Tompi-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyanyi sekaligus dokter, Tompi turut mengomentari video wawancara Anji dengan Hadi Pranoto terkait temuan obat virus corona atau covid-19.

Dia mempertanyakan tata cara ilmiah tentang penemuan obat covid-19 tersebut.

“Lagi heboh banget ama berita @duniamanji wawancara profesor penemu obat covid, bukan GAK MUNGKIN loh, bisa aja benar,” kata Tompi, di akun Twitter miliknya, Minggu (2/8).

“Tetapi begini Anji, sebuah penemuan apalagi medis ya HARUS dipresentasikan dengan tata cara ilmiah, supaya teruji terukur dan bisa diulang,” lanjut Tompi.

Pelantun Sedari Dulu itu menyebut penemuan obat covid-19 oleh Hadi Pranoto harus dibuktikan secara ilmiah. Menurut Tompi, profesor tersebut harus mempublikasikan penelitiannya, bukan sekadar klaim menemukan ramuan.

“Ada yang mengaku sudah sembuh dengan ramuan itu’, seperti tadi saya sampaikan : ‘MUNGKIN SAJA benar-benar mujarab’ atau sebenarnya ‘KEBETULAN CASE NYA RINGAN AMPE SEMBUH SENDIRI’ bukan karena obatnya. Nah inilah yang HARUS DIBUKTIKAN dengan ilmu yang sudah ada,” ujarnya.

“Gak cukup hanya dengan gelar tikar dan pengumuman saja. Di sini saya mengimbau sang profesor untuk mempublikasikannya. Bila benar, wah pasti ini akan jadi berita superhero dunia. Ayo… kita dukung beliau publish supaya gak berkembang pendapat negatif,” sambung Tompi.

Tompi juga menyoroti apakah Anji telah memeriksa latar belakang Hadi Pranoto. Sebab menurutnya, apa yang disampaikan bisa berpengaruh ke kehidupan orang banyak.

“@duniamanji juga perlu ngecek latar belakang orang yang diwawacara, verifikasi dulu. Terus wawancara ilmiah tentu berbeda ya dengan wawancara acara hanntu… penanya gak pakai kaget, tetapi terus menggali karena itu ‘basic’nya juga harus bener dulu. Ntar kalau gak bahaya kawan. Bahaya kalau main telen percaya ajaa, ada klaim taik kambing jadi obat pun akan digadang sebagai penemuan,” tutup Tompi. (jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...