Intelijen Iran Tangkap Tokoh Oposisi Berbasis di AS, Jamshid Sharmahd

Presiden Iran Hassan Rouhani mengungkap prediksi jumlah kasus Covid-19 di negaranya dengan angka fantastis. (IRANIAN PRESIDENCY / AFP)

FAJAR.CO.ID, TEHRAN – Iran mengaku telah menahan seorang pemimpin kelompok promonarki yang berbasis di Amerika Serikat, atas tuduhan mendalangi teror pengeboman maut pada 2008 serta merencanakan serangan teror lainnya.

Namun Kementerian Intelijen Iran, dalam pernyataan yang dikutip oleh stasiun televisi publik, tidak menyebutkan rincian mengenai bagaimana, di mana, kapan penahanan itu dilakukan.

“Jamshid Sharmahd, pemimpin kelompok teroris Tondar, yang mengarahkan pasukan bersenjata dan aksi teror di Iran dari Amerika, telah ditangkap menyusul sebuah operasi yang rumit, dan kini ia berada di bawah genggaman agen kami,” demikian kutipan pernyataan tersebut, Sabtu (1/8).

Sebuah video yang ditayangkan di televisi publik menunjukkan seorang laki-laki yang menyatakan diri sebagai Sharmahd dan menyebut tanggal kelahirannya. “Mereka membutuhkan bahan peledak, maka kami menyediakannya,” ujar laki-laki yang kemudian memakai penutup mata tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kelompok Tondar sendiri belum mengiyakan penahanan tersebut, dengan menyebut dalam situsnya bahwa mereka tidak mengonfirmasi “cerita-cerita yang dipublikasi oleh sejumlah jaringan.”

Walaupun begitu, dalam unggahan di media sosial, kelompok itu sempat menulis, “Tondar akan terus berjuang sekalipun tanpa adanya pemimpin.”Sementara seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, pada hari yang sama, mengatakan bahwa Pemerintah AS menaruh perhatian terhadap laporan terkait penangkapan dan penahanan Sharmahd.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar