Pengumuman Hasil Penerimaan CPNS Berakhir Tragis, 1 Meninggal

Senin, 3 Agustus 2020 09:23

Peserta test CPNS sedang mengecek hasil di monitor beberapa waktu lalu. Foto: diambil dari ceposonlinecom

Akibat penyerangan tersebut, tiga anggota Polri yaitu Ipda Samuel Werinussa mengalami luka panah bagian lutut sebelah kanan, Bripka Godlief Yarisetouw luka panah di dada sebelah kiri kena paru-paru dan satu angota Polri lainnya terluka.

Sementara pelaku sendiri terpaksa dilumpuhkan dengan luka tembak pada bagian lengan kanan, kaki kanan, kaki kiri serta rusuk sebelah kanan.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, di mana pelaku meninggal dunia usai dilumpuhkan. “Nyawa pelaku tak terselamatkan hingga ia meninggal dunia,” ucap Kapolda.

Pak Paulus menyampaikan, penyerangan tersebut diduga akibat pelaku kecewa usai melihat pengumuman hasil calon CPNS. Sebelumnya, pelaku jalan secara berkelompok. Namun, pelaku keluar dari barisan dan melakukan penyerangan. “Dugaan kami yang bersangkutan kecewa lantaran pengumuman hasil CPNS,” ucapnya.

Terkait dengan adanya beberapa insiden, lanjut Kapolda, perlunya diberikan pemahaman bahwa tidak semua harus bekerja menjadi PNS. Namun, bagaimana bisa mengisi waktu dengan memanfaatkan SDM dan kemampun yang dimiliki masing-masing anak muda.

“Ini menjadi koreksi bagi anggota di lapangan, tetapi jauh hari sebelumnya anggota sudah diingatkan untuk tetap waspada saat pengumuman hasil CPNS,” ucap Kapolda.

Dari data yang didapatkan Cenderawasih Pos, sekira pukul 16.55 WIT. Pelaku datang ke penjagaan Polres Yalimo membawa panah dan menembakkan panah kepada anggota Polres Yalimo dan Brimob BKO Polres Yalimo yang mengakibatkan satu orang anggota Polres Yalimo mengalami luka panah pada dada sebelah kiri, sementara anggota Brimob BKO Polres Yalimo mengalami luka panah pada kaki sebelah kanan.

Komentar


VIDEO TERKINI